May 8, 2017

Past Perfect Continuous Tense

Past Perfect Continuous tense adalah tense yang menunjukkan pekerjaan yang telah terjadi pada suatu waktu dan masih berlangsung di waktu berikutnya pada masa lampau. Pemahaman lebih mudahnya adalah bahwa past perfect continuous sama persis dengan present perfect continuous tense hanya saja waktu terjadinya pada masa lampau.
Pada tense ini terdapat 3 unsur tenses yaitu: Past dengan ciri-ciri V2, lalu Perfect dengan ciri-ciri Have+V3 dan Continuous dengan ciri-ciri Be + Verb-ing. Jika digabungkan maka akan menjadi: V2 + Have + V3 + Be + Verb-ing. Cara membacanya adalah bentuk kedua (V2) dari Have adalah HAD, lalu bentuk ketiga (V3) dari Be adalah BEEN plus Verb-ing sehingga menjadi HAD BEEN VERB-ING.

Rumus: (+) S + had + been + Ving + O
              (-) S + had + not + been + Ving + O
              (?)Had + S + been + Ving + O
              Contoh: (+) She had been writing a letter yesterday
                            (-) She had not been writing a letter yesterday
                            (?) Had she been writing a letter yesterday ?



Referensi:
http://www.belajaringgris.net/past-perfect-continuous-tense-807.html

Present Perfect Continuous

Present Perfect Continuous adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan aksi yang telah selesai pada suatu titik di masa lalu atau aksi telah dimulai di masa lalu dan terus berlanjut sampai sekarang. Dikatakan perfect karena kejadiannya sudah dimulai, dikatakan continuous karena masih terjadi (sedang) hingga saat ini (present).

Sekedar untuk pengetahuan saja bahwa untuk membuat rumus tense ini, kita membutuhkan 3 unsur:

    Present yang ciri-cirinya adalah Verb 1. Perfect yang ciri-cirinya adalah Have + Verb-3 dan Continuous yang ditunjukkan dengan to be + Verb-ing. Jadi (Verb-1 + Have) + (Verb-3 + to be) + Verb-ing. Bentuk pertama (verb-1) dari Have adalah Have atau has, bentuk ketiga dari to be adalah Been + Verb-ing = S + Have + Been + Verb-ing.

Rumus: Verbal (+) S + have/has + been + V-ing
                          (-) S + have/has + not + been + V-ing
                          (?) Have/has + S + been + V-ing
                                Contoh: (+) I have been working for a day
                                                 (-) I have not been working for a day
                                                 (?) Have I been working for a day ?

                Nominal    (+) S + have/has + been + nominal
                                  (-) S + have/has + not + been + nominal
                                  (?) Have/has + S + been + nominal
                                Contoh:    (+) I have been sick for three days
                                                 (-) I have not been sick for three days
                                                 (?) Have I  been sick for three days ?




Referensi:

Present Perfect Tense

Present Perfect Tense (Bentuk Sekarang Telah Selesai) adalah bentuk awal yang digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan , tindakan atau kegiatan yang terjadi pada waktu yang tidak tertentu (indefinite time) di masa lampau dan pada saat berbicara perbuatan atau kegiatan tersebut telah dulakukan. Dikatakan perfect karena pekerjaanya telah sempurna atau selesai atau paripurna pada saat ini (present). Oleh sebab itulah ia menggunakan kata kerja have yang berarti telah untuk menunjukkan bahwa pekerjaannya telah usai.
Untuk membuat rumus tense ini kita membutuhkan ciri-ciri present yaitu Verb-1 dan ciri-ciri Perfect yaitu Have / Has + Verb-3. Jika digabung maka (Verb-1 + Have) + Verb-3 > Bentuk pertama dari Have adalah Have ditambah Verb-3, sehingga rumusnya adalah S + Have + Verb-3.

Rumus: Verbal (+) S + have/has + Verb 3 + O
                         (-) S + have/has + not + Verb 3 + O
                         (?)  Have/has + S + Verb 3 + O
                         Contoh: (+) She has written a letter everyday
                                       (-) She has not written a letter everyday
                                       (?) Has she written a letter everyday?

                Nominal (+) S + have/has + been + nominal
                               (-) S + have/has + not + been + nominal
                               (?) Have/has + S + been + nominal
                               Contoh: (+) He has been a doctor
                                             (-) He has not been a doctor
                                             (?) Has he been a doctor ?



Referensi:
http://www.ef.com/english-resources/english-grammar/present-perfect/

Present Continuous Tense

Present Continuous Tense merupakan tense bentuk yang menunjuk pada tindakan yang sedang berlangsung sekarang atau ketika pembicaraan itu sedang berlangsung. Dikatakan present karena terjadi saat ini dan dikatakan continuous karena pekerjaannya sedang dilakukan (dalam progres atau dalam pengerjaan). Tense ini merupakan salah satu tenses yang paling sering digunakan baik dalam sebuah percakapan maupun dalam tulisan atau teks.
Tense ini membutuhkan dua ciri-ciri unsur tense: present (Verb-1) dan continuous (to be + Verb-ing). To be dalam rumus ini harus dibentuk dalam Verb-1 (is/am/are) karena pengaruh present yang selalu menggunakan Verb-1. Atau dengan kata lain, unsur Verb-1 digabung dengan to be menjadi is/am/are. Sehingga rumus dasarnya adalah S + am/is/are + Verb-ing.


Rumus: (+) S + to be (am, is, are) + Verb – ing + O
             (-) S + to be(am, is, are) + not + verb – ing + O
             (?) to be(am, is, are)  + S + verb – ing + O
            Contoh:         (+) She is writing a letter everyday
                                  (-) She is not writing letter everyday
                                  (?) is she writing letter everyday ?


Referensi:

Simple Present Tense

merupakan salah satu bentuk tense yang sangat sering digunakan baik dalam percakapan maupun dalam tulisan. Hal ini karena simple present tense memiliki banyak fungsi jika dibandingkan dengan tenses yang lain yang rata-rata hanya memiliki fungsi untuk menjelaskan suatu pekerjaan pada satu waktu tertentu saja.
Rumus dari tense ini sangat sederhana (simple). Hanya membutuhkan ciri-ciri dari tenses present, yaitu Verb 1. Sehingga rumus dasar kalimat verbalnya adalah: S + Verb-1. Sedangkan kalimat nominalnya S + to be bentuk pertama (Verb-1) yaitu am/is/are + nominal (adjective, noun). Hanya yang harus diperhatikan, khusus pada simple present tense, untuk orang ketiga tunggal (she, he, it), maka kata kerjanya harus diberi tambahan -s atau -es.

Verbal  (+)  S + Verb 1 + (s/es) + O
                (-)  S + do/does + not + Verb 1 + O
                (?)  Do/does + S + Verb 1 + O
                Contoh: (+)I write a letter everyday
                                 (-) I do not write letter everyday
                                 (?) do I write letter everyday?
Nominal (+) S + is/am/are + nominal
                  (-) S + is/am/are + not + nominal
                  (?) Is/am/are  + S + nominal
                  Contoh: (+)You are my best friend
                                   (-) You are not my best friend
                                   (?) are you my best friend ?


Referensi:

http://inggrisonline.com/50-contoh-kalimat-simple-present-tense-verbal-nominal/

Past Future Tense

Past Future Tense adalah tense yang biasa digunakan untuk mengungkapkan suatu keinginan yang tidak terjadi seperti yang seharusnya. Dikatakan Past karena kejadiannya di masa lalu dan disebut future karena sedianya akan dilakukan. Karena sedianya terjadi, maka kenyataannya selalu berlawanan.
Sebenarnya tense ini merupakan kategori simple seperti simple present/past/future tense karena tidak menunjukkan keterangan bahwa pekerjaan tersebut telah (perfect) atau sedang (continuous) dikerjakan. Rumus ini hanya memerlukan dua identitas tense, yaitu past: verb-2 dan future: will + verb-1 (atau tepatnya Infinitive). Jika digabungkan maka bentuk kedua (verb-2) dari will, yaitu would + verb-1 (inf.) sehingga rumus dasar past future tense adalah S + Would + Infinitive.

Rumus:    (+) S + would + Verb-1 (inf.)
                 (-) S + would + not + Verb-1
                 (?) Would+S+Verb-1 ?

Contoh: (+) I would call you when I arrived
              (-) I would not call you when I arrived
              (?) Would I call you when I arrived ?


Referensi:

Simple Future Tense

Simple future tense adalah tense yang digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan yang akan dilakukan di masa depan (rencana). Dikatakan simple karena tidak ingin menunjukkan bahwa rencana tersebut telah selesai (perfect) atau sedang dilakukan (continuous). Dan dikatakan future karena terjadi di masa yang akan datang. Tenses ini sangat mudah untuk dipahami dan merupakan salah satu tense yang sangat sering sekali digunakan baik dalam tulisan maupun percakapan.
Rumus tense ini sangatlah sederhana seperti juga namanya yang simple, maka yang dibutuhkan hanyalah ciri-ciri Future saja, yaitu: will + Verb-1 atau tepatnya Infinitive. Kenapa tepatnya infinitive? karena dalam bentuk nominal (non kalimat verbal), to be nya tidak berbentuk Verb-1 (is/am/are) melainkan infinitive (kata kerja dasar). 

Rumus:   (+) S + will/shall + Infinitive (Verb-1)
                (-) S + Will + not + Infinitive
                (?) Will/shall + S + Infinitive ?
                Contoh: (+) I will forgive you
                                 (-) I will not forgive you
                                 (?) Will I forgive you ?


Referensi: